Langkah ke 8 Sapto Satrio Mulyo Teras Jasinga

Bersama Membangun Kabupaten Bogor

Berbasis Kearifan Lokal

DPR-RI

DPRD Provinsi

DPRD Kab. Dapil 5

8 Tips Sehat

4 Tips Sehat

5 Tips Sehat

Jokowi Selalu Memandang Indonesia ke Depan

No Comments
Jokowi Santai tapi Kerja Nyata
Judul Asli :*BUKTI APA LAGI YANG HARUS KAMI TUNJUKAN ?*
  1. Bayar ganti rugi korban LAPINDO.
  2. IKAN Melimpah karena Kapal-kapal  Pencuri ikan ditenggelamkan oleh bu SUSI PUDJIASTUTI.
  3. SINGAPURA Semakin "Segan" Kepada INDONESIA karena kebijakan TAX AMNESTI.
  4. Pulau NATUNA sudah direbut oleh JOKOWI dari tangan CHINA.
  5. Saham FREEPORT 51% untuk INDONESIA.
  6. Mafia PETRAL yang merugikan negara bubar di tangani JOKOWI.
  7.  Bencana KABUT ASAP sudah berhasil diminimalisir nyaris tidak ada lagi.
  8. INDONESIA jadi anggota OTDC karena PDB diatas 1T.
  9. BBM satu harga seluruh INDONESIA di realisasikan.
  10. SERTIFIKAT TANAH untuk rakyat miskin.
  11. Dana desa, KIP, KIS untuk rakyat.
  12. Listrik sudah menyala di desa terpencil
  13. Jalan TRANS PAPUA di selesaikan.
  14. Jalan TRANS SUMATRA dan jalan yang mnghubungkan antar provinsi sedang dalam proses penyelesaian.
  15. Listrik tenaga angin di SIDRAP.
  16. IRIGASI, BENDUNGAN, EMBUN dibangun untuk mengairi sawah pertanian agar bisa panen 3x setahun. ( menuju swasembada pangan)
  17. Pembangunan 10 JEMBATAN GANTUNG di BANTEN sudah selesai.
  18. Pembangunan 32 JEMBATAN GANTUNG sedang dalam penyelesaian.
  19. Bandara KERTAJATI selesai ditangan JOKOWI sehingga menggerakan ekonomi rakyat.
  20. Pelabuhan TANJUNG PRIOK sekarang bisa untuk transit kapal besar sehingga tidak perlu transit di Singapura.
  21. Pemerintahan pak JOKOWI sudah bisa Mencicil utang rezim SBY 1600 T.
  22. Hari SANTRI nasional di berlakukan
  23. Proyek proyek mangkrak dibereskan
  24. HTI pencinta KHILAFA di bubarkan
  25. GOOGLE bayar pajak di wajibkan
  26. Bandar NARKOBA nyawanya dihilangkan
  27. Pengemplang pajak dipaksa ikut aturan
  28. TEAM CYBER pungli di berdayakan
  29. OTT gencar dimana mana
  30. BLOK ROKAN dan BLOK MAHAKAM direbut kembali
  31. OPM kembali kepangkuan ibu pertiwi
  32. Pabrik gula terbesar di lampung
  33. 15 bandara baru disiapkan
  34. Jalan tol 5000 km diselesaikan 3,5th berjalan
  35. PLBN mega di setiap perbatasan
  36. Dunia mengakui kemajuan REPUBLIK INDONESIA
  37. Atlit Berprestasi Diperhatikan dengan Memberikan Bonus sebelum "Keringat Kering".
  38. Bagi Pasien Cuci Darah, Operasi Jantung yang masuk Program BPJS gratis.
  39. Anggaran Dana Desa.  program dana desa telah berhasil membangun jalan desa di seluruh pelosok Indonesia sampai 121.709 kilometer. Belum pernah ada dalam sejarah di Indonesia.
Dan Masih banyak lagi prestasi presiden Jokowi.

Sumber: Warta WA Terkini<br />
Foto: Istimewa

MENJAWAB HOAX - INDONESIA DIKUASAI ASING

No Comments

Tenaga Asing yang Bekerja di Indonesia

  • China Menguasai Surat Utang Amerika US$ 1.15 Trilyun -> Apakah Amerika Dicaplok Oleh China?
  • Arab Investasi di China 870 Trilyun -> Apakah Rakyat China Terkencing-kencing Merasa Dijahah oleh China?
  • Amerika Investasi di Singapore 122 Trilyun -> Apakah Warga Singapore Otomatis Jadi Antek Asing?
  • Tenaga Kerja Asing yang Bekerja di Indonesia sebanyak 74.183 ribu dan 21.271 ribu bersala sari China disusul Jepang dll -> Sebagian dari Kita Sudah Terkencing-kencing Merasa Dijajah oleh China
Tenaga Kerja Kita yang Bekerja di Luar Negeri
252.000 TKI bekerja di Taiwan
81.000 TKI bekerja di China
153.000 TKI bekerja di Hongkong
16.000 TKI bekerja di Macau

Apakah Rakyat Taiwan, China, Hongkong, dan Macau merasa Dijajah oleh Indonsia

Mereka bisa bernalar dengan BENAR, Karena Mereka Bisa Membedakan Antara Bisnis Dengan Kedaulatan Negara

"DUNIA ABAD XXI tidak dipetakan lagi oleh Suku Ras dan Agama. 
Masyarakat modern sudah tidak mempermasalahkan lagi perbedaan keyakinan.
Mereka bersama-sama membangun peradaban
Di sini tidak begitu, yang didahulukan hanya kebencian karena takut berkompetisi, dan takut kalah dalam persaingan hidup.
Kemudian dibalut dengan pemahaman sempit dalam beragama"

Sumber : disalin dari gambar di atas

JOKOWI BAGIKAN 375 SERTIFIKAT TANAH UNTUK WARGA KECAMATAN Jasinga KABUPATEN BOGOR

No Comments
Nomor 1 terus berjuang Rakyat
Cibinong (TerasJasinga) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan 375 sertifikat tanah program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) untuk masyarakat Kecamatan Jasinga Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dari jumlah total 3.000 sertifikat tanah untuk Kabupaten Bogor

Pembagian dilakukan di Gedung Kesenian dan Olahraga Kabupaten Bogor yang terletak di Jalan Raya Tegar Beriman, Cibinong, Sabtu (1/12).

Dengan keramahtamahannya, setiba di lokasi, Jokowi langsung menyapa warga yang menunggu di tenda depan Gedung Kesenian dan Olahraga. Ia tampak dikerubuti warga yang berebut ingin bersalaman dan swafoto.

Dengan didampingi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan A Djalil, Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, dan Bupati Bogor Nurhayanti.

Menurut Uu Ruzhanul Ulum, Wakil Gubernur Jawa Barat, selama ini warga terseret kasus sengketa lahan lantaran tidak memiliki sertifikat tanah. Dirinya bersyukur bahwa empat kecamatan di Kabupaten Bogor mendapat sertifikat tanah gratis dari Jokowi. 

"Untuk dapat sertifikat dulu susah sekali. Tapi berkat program Pak Jokowi jadi mudah dan gratis. Kita bersyukur," jelas Uu Ruzhanul

SAPTO SATRIO MULYO - 8 - MAKNA BUDI PEKERTI

No Comments
  1. Budi Pekerti adalah sebuah sistem didalam pikiran orang waras, yang dapat memberikan keseimbangan, dan keharmonisan dalam hidup bermasyarakat, karena budi pekerti berperan sebagai identitas dan budaya bangsa.
  2. Budi pekerti adalah tingkah laku, perangai, akhlak, dan watak. 
  3. Budi pekerti secara epistimologi, Budi berarti kesadaran, pengertian, pikiran, dan kecerdasan, sementara Pekerti bermakna penampilan, perilaku, yang dapat diartikan sebagai sebuah kesadaran seseorang dalam bertindak dan berperilaku.
  4. Budi pekerti merupakan sebuah sikap positif, juga didalamnya termasuk tindakan sopan santun, yang yang diperoleh dari kebiasaaan yang dilakukan sejak kecil.
  5. Budi pekerti adalah sebuah sikap yang akan terbentuk dalam benak setiap orang waras dengan sendirinya, melalui empatinya yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat diartikan sebagai moral, etika, akhlak mulia, tata krama, dan sopan santun.
  6. Budi Pekerti merupakan ukuran moral yang baik atau buruk, hal ini tergantung pada nurani yang dimiliki oleh seseorang. Apakah dia waras atau tidak,,, 
  7. Budi Pekerti sepertinya sangat mirip dengan moral, tetapi berbeda dengan etika, karena pengertian etika adalah sebuah kebiasaan yang diterima oleh kelompok, organisasi, atau masyarakat tertentu. 
  8. Budi pekerti adalah sebuah nilai luhur yang diturunkan secara turun temurun, dari Leluhur Nenek Moyang Bangsa Indonesia.


Seseorang yang memiliki budi pekerti, akan memiliki moral yang baik, dan akan membentuk etika orang tersebut menjadi baik. Foto - Istimewa

Wisata Curug Bandung Kecamatan Jasinga Kabupaten Bogor

No Comments
Curug Bandung adalah air terjun yang terletak di Desa Pangradin Kecamatan Jasinga,

Untuk mencapai lokasi, jarak tempuh dari kota jasinga sampai pangkalan ojek ± 3 km, dilanjutkan dengan ojek motor ± 3 km, dan dilanjutkan lagi dengan berjalan kaki ± 2 Km. 

Jalur Perjalanan ke Curug Bandung sangat cocok bagi  yang hobi adventure, traveling dan penggemar motor trail.

Suasana lingkungan di sana, menyuguhkan suasana yang sangat Asri, Keunikan dari Curug ini, karena memiliki beberapa anak air terjun (curug).

POLITISI NEGARAWAN VS POLITISI POLITIKUS

No Comments
Gunung Sindur, (WartaJasinga) - Mungkin Sobat akan bertanya? Apakah ada perbedaan, antara Politisi Politikus dengan Politisi Negarawan? Keduanya khan sama-sama Politisi.

Sepintas memang tidak ada bedanya, sama-sama ingin merebut kekuasaan...

Berjuang membangun Bangsa Indonesia, tidak harus melalui karir menjadi “Politisi Politikus”, yang jalannya, hanya melalui lembaga-lembaga politik yang sudah dikuasi oleh politisi-politisi yang mapan dan tetap berjuang demi kekuasaannya semata.

Seorang pencari kekuasaan (Politisi), seyogyanya mempunyai cita-cita, bahwa kekuasaan yang dicapainya kelak, menjadi alat untuk membangun Bangsa-nya sendiri, bukan bangsanya orang lain – seperti sekarang ini – Freeport contohnya.

Sementara Politisi Politikus yang ada saat ini, mereka hanya ingin mempertahankan eksistensinya dalam kelihaiannya mamanajemeni kondisi yang chaos. Ibarat orang sedang bermain selancar, jika gagal sampai di tepi, ia pun kembali terombang-ambing dalam kekacauan itu sendiri.

Kita tahu sekarang ini, Politisi Politikus hanya untuk gaya-gayaan, tidak mengena pada eksistensi peran yang seyogyanya diterapkan untuk Bangsa ini.

Oleh karenanya saya membedakan secara dikotomi, antara “Politisi Politikus” (Tikus yang jadi Politisi) dengan “Politisi Negarawan”

Kondisi sekarang ini memang ibarat tembok besar yang ada didepan kita, hal ini mengingat Negara-negara Barat dan Negara-negara Timur Tengah yang sudah lebih solid, bekerja sama dengan penghianat-penghianat Bangsa ini, untuk mengombang-ambingkan ombak yang sedang dipakai selancar oleh Politisi Politikus WNI itu sendiri.

Politisi Politikus yang bermain selancar pun, dengan serta merta riang gembira, ketika jatuh dari “papan selancar-nya”, karena mereka tahu bahwa yang membuat ombak tersebut adalah teman-temannya sendiri. Begitulah seorang Politisi Politikus melihat dua kekuatan tersebut di atas, sebagai kawan.

Mengapa sebagai kawan, karena seorang penghianat melihat bangsanya sendiri adalah musuh utamanya.

Kiranya sudah cukup diskripsi tentang Politisi Politikus tersebut. Sekarang apa konkritnya???

Tembok besar tidak dapat dilawan dengan kekuatan senjata jadul. Kini saatnya kita menggunakan kekuatan akar rumput. Kita punya budaya “Kearifan Lokal”, semua nilai-nilai lokal, tidak terlepas dari pola hidup, pola makan dan makanan yang dimakan, hingga hiburan yang akan kita nikmati.

Kekayaan kita yang berupa fisik, sudah lama dirampok. Sementara, kekayaan kita yang berupa non-fisik, seperti kebudayaan, sudah lama pula dilunturkan oleh kedua kekuatan tersebut di atas.

Jadilah Politisi Negarawan, berjuang tidak harus dari partai, atau jalur politik lainnya. Berikan pembelajaran bagi sekeliling kita, bahwa kita harus mempertahankan segala kekayaan Bangsa ini.

Bagaimana caranya?

Kita bisa belajar sendiri mengenai "Kearifan Lokal" Bangsa kita, bukan nilai-nilai Barat atau Timur Tengah yang dibungkus, seolah-seolah menjadi kebiasaan kita di masa sekarang ini.

Sapto Satrio Mulyo | Foto : Istimewa

Lomba Foto & Karikatur Jurnalistik Pilkada Damai

No Comments
Jasinga, (WartaJasinga) - Demi mengawal Pilkada yang Damai, pihak Polri melakukan pendekatan dari segala arah. Salah satunya dengan mengadakan Lomba Foto dan Karikatur bagi para Jurnalis, dari segala macam media.

Ini merupakan langkah kreatif yang dilakukan dalam pendekatan terwujudnya Pilkada Damai 2018, yang akan diadakan secara serentak.

Semoga, kreasi ini diikuti pula oleh lembaga terkait, sehingga kita benar-benar akan merasakan jalannya Pesta Demokrasi yang Sehat. (DE)
Sapto Satrio Mulyo : Kembali ke Kearifan Lokal

Sebuah pola kehidupan peninggalan Leluhur kita yang banyak dilupakan. Sejatinya, Kearifan Lokal tidak bertolak belakang dengan Modernisasi, tetapi justru sebagai rel atau pijakan kemana arah Bangsa ini akan berlabuh dengan Sehat

Jasinga yang ber-Kearifan Lokal, pasti lebih maju, Sejahtera Aman Tentram

Bogor Sehat (Sejahtera, Aman dan Tentram)

Artikel Baru

Artikel Lama